Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melalui Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Perencanaan Pembangunan (Pusbindiklatren) telah menyelenggarakan kegiatan Pre-Departure Briefing, sebagai bagian dari persiapan keberangkatan peserta On the Job Training (OJT) di Asian Development Bank Institute (ADBI), Tokyo, Jepang.
Program pelatihan di ADBI ini berlangsung mulai awal bulan November hingga awal Desember 2025. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperluas wawasan dan pengalaman, khususnya dalam bidang perencanaan pembangunan. Sebelum berangkat, seluruh peserta diwajibkan mengikuti sesi pembekalan melalui kegiatan Pre-Departure Briefing untuk memastikan kesiapan substansi dan teknis selama pelaksanaan program di Jepang.
Pembekalan ini dirancang untuk memastikan para peserta memahami substansi kegiatan, mekanisme pelaksanaan, serta ketentuan administratif dan teknis sebelum berangkat ke Jepang.
Rangkaian kegiatan Pre-Departure Briefing bagi peserta program OJT di Asian Development Bank Institute (ADBI) terdiri dari dua sesi utama yang dilaksanakan pada Senin, 27 Oktober 2025.
Sesi Pertama: Pembekalan Substansi
Sesi ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Kementerian PPN, lantai dasar, Jalan Taman Suropati No. 2, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid sehingga peserta atau pihak terkait dapat mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting bila tidak dapat hadir secara langsung.
Pada sesi ini, kegiatan diawali dengan laporan kegiatan oleh Kepala Pusbindiklatren yang memberikan gambaran umum mengenai pelaksanaan program OJT. Selanjutnya, peserta mendapatkan arahan langsung dari Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, yang menyampaikan pesan dan harapan terkait partisipasi peserta dalam kegiatan di ADBI.
Kemudian, sesi pagi dilanjutkan dengan sesi pengantar dari ADBI yang memberikan pemahaman mengenai lingkungan kerja, fokus kegiatan, serta nilai-nilai yang dipegang oleh lembaga tersebut. Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara seluruh peserta dan narasumber, yang lebih memperdalam pemahaman peserta terhadap substansi program OJT 2025.
Sesi Kedua: Pembekalan Teknis Keberangkatan
Memasuki siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan Pembekalan Teknis Keberangkatan dan Pelaksanaan. Sesi ini diselenggarakan di Ruang Rapat BSM, lantai 2,5, Jalan Taman Suropati No. 2, Jakarta Pusat, dan juga tersedia dalam format daring menggunakan tautan Zoom yang sama dengan sesi sebelumnya.
Sesi pembekalan teknis dibuka dengan arahan dari Kepala Pusbindiklatren, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan program oleh Pokja Renbang Pusbindiklatren. Setelah itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai peran dari lembaga Bappenas Institute yang menjadi target lembaga yang akan dibangung sebagai bentuk luaran dari kegiatan OJT kali ini. Pokja Pelatihan Pusbindiklatren turut menyampaikan paparan teknis keberangkatan dan pelaksanaan kegiatan. Seperti sesi sebelumnya, sesi ini ditutup dengan diskusi bersama peserta..
Melalui rangkaian pembekalan ini, peserta memperoleh pemahaman yang utuh baik dari sisi substansi program maupun aspek teknis keberangkatan. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan OJT di ADBI dengan lebih siap, optimal, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi diri serta institusi asal masing-masing.(YTF)