Kunjungan Delegasi PPN/BAPPENAS ke JIRCAS Bahas Penguatan Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan

Foto: Delegasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/BAPPENAS) melakukan Site Visit ke Japan International Research Center for Agricultural Sciences (JIRCAS) di Tsukuba, Jepang

Pada 10 November 2025, Delegasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melakukan kunjungan ke Japan International Research Center for Agricultural Sciences (JIRCAS) di Tsukuba, Jepang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian On the Job Training (OJT) untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola lembaga penelitian dan penerapan inovasi berbasis bukti dalam mendukung kebijakan perencanaan pembangunan.

Kunjungan disambut hangat oleh jajaran pimpinan JIRCAS di ruang pertemuan utama. Sambutan tersebut mencerminkan keterbukaan JIRCAS terhadap kerja sama internasional dan keinginan untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan riset pertanian yang berkelanjutan. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menandai awal dialog yang produktif antara kedua lembaga.

Pihak JIRCAS dalam kesempatan tersebut memaparkan struktur organisasi, strategi penelitian, serta model kemitraan antara lembaga riset dan pembuat kebijakan. Melalui sesi presentasi dan diskusi terbuka, peserta memperoleh gambaran mengenai bagaimana JIRCAS mengelola kegiatan penelitian secara terpadu melalui sistem matrix, yang memungkinkan kolaborasi lintas bidang antara peneliti pertanian, perikanan, kehutanan, dan ilmu sosial.

Salah satu sorotan utama kunjungan ini adalah paparan tentang Proyek “Green Asia”, yang berfokus pada penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan di kawasan Asia-Monsun. Proyek ini mendukung transformasi sistem pangan berkelanjutan melalui inovasi seperti pengurangan pupuk kimia, pemanfaatan biomassa, serta peningkatan produktivitas pertanian. Upaya tersebut sejalan dengan strategi Jepang MIDORI untuk sistem pangan berkelanjutan dan berpotensi menjadi rujukan bagi kebijakan pertanian dan pembangunan pedesaan di Indonesia.

Peserta menilai kunjungan ini memberikan wawasan penting mengenai tata kelola lembaga riset modern, strategi pengembangan sumber daya manusia, pendanaan riset, serta desain kolaborasi yang efektif. Model sinergi antara peneliti dan pembuat kebijakan yang diterapkan JIRCAS dinilai relevan sebagai referensi untuk memperkuat peran lembaga penelitian di bawah koordinasi PPN/Bappenas.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh antusiasme dan diakhiri dengan pertukaran cendera mata sebagai tanda apresiasi atas sambutan hangat dari pihak tuan rumah. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi lebih erat antara Indonesia dan Jepang dalam mendukung penelitian dan inovasi untuk ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan di masa depan. (YTF)