Pada 11 November 2025, delegasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengunjungi JICA Ogata Sadako Research Institute for Peace and Development (JICA Ogata Research Institute) di Tokyo, Jepang.
Acara dibuka dengan sambutan hangat oleh Keiji Ehara, Director, Administration Division, Ogata Research Institute, JICA, dan Taufik Hanafi, Ketua Delegasi sekaligus Kepala Perencana Utama Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan, Kementerian PPN/Bappenas.
Kegiatan berlanjut dengan presentasi tentang peran dan pencapaian JICA Ogata Research Institute, sesi diskusi interaktif, serta tur keliling fasilitas riset yang memperlihatkan bagaimana Jepang memadukan riset akademik dengan implementasi kebijakan pembangunan.
JICA Ogata Research Institute yang didirikan pada tahun 2008, saat ini berfokus pada riset yang menggabungkan ilmu pengetahuan dan praktik lapangan demi mewujudkan konsep “human security” – keamanan manusia dalam arti luas, meliputi kehidupan, martabat, dan kesejahteraan. Dengan enam klaster utama riset seperti Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan, Pembangunan Manusia, Perdamaian dan Dukungan Kemanusiaan, hingga Lingkungan Global, JICA Ogata Research Institute menjadi jembatan antara penelitian akademis dan praktik pembangunan di lapangan. Setiap tahun, lebih dari 60 publikasi ilmiah diterbitkan untuk mendukung pembuat kebijakan di Jepang dan negara-negara berkembang.
Dari paparan dan diskusi yang berlangsung, delegasi Kementerian PPN/Bappenas mendapatkan banyak pembelajaran berharga. Salah satu poin penting adalah bagaimana JICA Ogata memadukan riset ilmiah dengan implementasi kebijakan, memastikan setiap keputusan pembangunan berbasis pada data, evaluasi, dan pembelajaran lapangan. Pendekatan evidence-based policy yang diterapkan selama ini, baik di Jepang maupun di Indonesia, menjadi bukti bahwa pendekatan ini mampu memperkuat sistem perencanaan dan evaluasi pembangunan nasional.
Selain itu, konsep “human security” yang diusung JICA memberikan perspektif baru tentang pembangunan yang berpusat pada manusia. Bukan sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi memastikan masyarakat terlindungi dari berbagai ancaman, baik sosial, lingkungan, maupun ekonomi. Pembelajaran ini mendorong semangat PPN/Bappenas untuk semakin mengedepankan pembangunan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Kunjungan Kementerian PPN/Bappenas ke JICA Ogata Research Institute bukan sekadar pertukaran pengetahuan teknis, tetapi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Indonesia dan Jepang. Dari dialog kebijakan hingga berbagi praktik terbaik, kedua pihak berkomitmen untuk memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan melalui riset yang berdampak nyata. (YTF)