Pertemuan Delegasi Kementerian PPN/BAPPENAS ke ERIA Memperkuat Penguatan Kapasitas Perencanaan Nasional

Foto: Delegasi Kementerian PPN/Bappenas mengikuti kegiatan Online Site Visit dalam rangka kegiatan OJT di ERIA

Pada 14 November 2025, delegasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengikuti kegiatan online site visit ke Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) dalam rangkaian pelatihan On the Job Training (OJT). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para perencana mengenai riset kebijakan regional sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis antara Indonesia dan ERIA dalam mendukung perencanaan pembangunan nasional serta integrasi kawasan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Director General for Research and Policy Design ERIA, Mr. Naoto Okura yang menegaskan pentingnya riset berbasis bukti sebagai landasan kebijakan publik yang efektif. Delegasi Indonesia melalui Head of Delegation and Perencana Ahli Utama Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Bapak Taufik Hanafi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi ERIA dalam menyediakan analisis kebijakan yang relevan bagi Kementerian PPN/Bappenas, serta menyoroti pentingnya kerja sama untuk memperkuat kapasitas perencanaan, pengelolaan risiko, dan peningkatan kualitas kebijakan nasional.

Melalui sesi pemaparan, peserta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai sejarah berdirinya ERIA dan peran strategis lembaga tersebut sejak disetujui para pemimpin East Asia Summit pada tahun 2007. Penjelasan mengenai struktur organisasi, beragam unit penelitian, serta tiga pilar utama riset, pendalaman integrasi ekonomi, pengurangan kesenjangan pembangunan, dan pembangunan berkelanjutan, menunjukkan luasnya kontribusi ERIA dalam mendukung agenda pembangunan kawasan.

Melalui pemaparan resmi, para peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai sejarah pembentukan ERIA, dimulai dari usulan Pemerintah Jepang pada tahun 2006 hingga diresmikan oleh para pemimpin East Asia Summit pada tahun 2007, sebelum melaksanakan Governing Board Meeting pertamanya pada tahun 2008. Para peserta juga mempelajari struktur organisasi ERIA yang terdiri dari berbagai unit riset seperti ekonomi, energi, lingkungan, pertanian, kesehatan, serta pusat inovasi digital (E-DISC), yang seluruhnya berperan penting dalam mendukung tiga pilar penelitian: pendalaman integrasi ekonomi, pengurangan kesenjangan pembangunan, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Pada sesi diskusi, delegasi Kementerian PPN/Bappenas berdialog mengenai metodologi penelitian dan relevansi hasil riset ERIA dalam konteks kebijakan di Indonesia. Para perencana menunjukkan ketertarikan, khususnya terkait pemanfaatan riset untuk mendukung rencana pembangunan Bappenas Institute. Beberapa peserta menyampaikan bahwa wawasan yang diperoleh sangat berguna sebagai referensi dalam penguatan lembaga tersebut.

Delegasi Kementerian PPN/Bappenas kemudian menyampaikan apresiasi atas penyambutan serta dukungan ERIA selama kegiatan berlangsung. Apresiasi tersebut juga disambut baik oleh ERIA, dengan menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaga ERIA dan atas kerja sama yang baik selama sesi berlangsung. Pihak ERIA juga membuka kesempatan bagi kunjungan lanjutan secara langsung serta menawarkan dukungan untuk memfasilitasi diskusi lebih mendalam terkait analisis hasil riset ke dalam kebijakan nasional.

Kegiatan OJT ini mencerminkan hubungan kerja sama yang konstruktif antara kedua lembaga. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman selama kegiatan tidak hanya memperluas wawasan para perencana Indonesia, tetapi juga memperkuat fondasi kolaborasi jangka panjang dalam mendorong kebijakan pembangunan yang inklusif dan berbasis riset. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kerja sama yang terus berkembang antara Kementerian PPN/Bappenas dan ERIA. (YTF)